“Van, lihat blog ku ya. Jangan lupa kasih komentar!” kata temanku sambil memberikan alamat blognya yang baru saja selesai dibuat. Sebagai teman yang baik, maka aku pun memenuhi permintaannya. Aku buka blognya dan melihat-lihat sekilas beberapa tulisannya (lebih tepatnya 2 judul tulisan! Yah, namanya juga masih baru dibuat, jadi belum banyak tulisannya).
Keesokan harinya dia protes karena nggak ada tulisanku di bagian komentar. Aduh, aku emang jarang kasih komentar klo berkunjung ke blog siapapun. Agar tidak membuatnya lebih kecewa, sambil bergurau aku jawab “Sebegitu pentingkah ada nama dan tulisanku mengomentari blogmu?”
Nge blog, udah jadi trend. Klo nggak punya blog bisa dibilang nggak gaul, ketinggalan jaman. Kita dapat menuliskan apapun semau kita. Curhat, tulisan ilmiah, kutipan, puisi, cerpen ataupun cerita pengalaman sehari-hari. Hadiah ultah, nilai ulangan jeblok, dicium pacar pertama kali, berantem dengan teman, terjebak kemacetan. Banyak lagi topik yang dapat dituliskan. Pokoknya semau mau kita, semua mua yang terjadi dalam diri kita bebas untuk diungkapkan. Dulu, orang marah klo ada orang lain yang membaca buku hariannya, diary adalah barang pribadi dan sangat rahasia. Kini diary itu dapat dibaca oleh siapa pun dan di manapun, bahkan sampai ‘ditawar-tawarkan’ pada orang lain agar mau membaca dan kasih komentar (seperti kasus temanku tadi). Makin banyak penyedia layanan blog, kita tinggal pilih aja, mau yang gratis boleh, yang berbayar juga ada. Bahkan buku-buku penuntun praktis nge blog pun banyak pula beredar di pasaran.
Ada teman yang agendanya tiap hari di awali dengan ngeblog. Pagi-pagi datang ke kempus, ngidupin laptop dan buka blognya, lalu hotspot-an. Lihat-liat ada komentar baru atau nggak, klo ada komentar maka dia akan menanggapi komentar itu. Kadang-kadang nambah tulisan baru, atau lihat blog teman-temannya dan selalu kasih komentar terhadap tulisan temannya itu, atau komentar terhadap komentar lain. Ada juga teman yang mengagendakan untuk selalu nulis tiap hari. Pokoknya tiap hari harus ada tulisan baru di blognya.
Aku sendiri? Aku punya beberapa alamat blog. Pertama aku buat blog di blogger. Tak lama kemudian friendster juga menyediakan layanan blog, maka akupun buat blog di friendster. Lantas muncul wordpress, aku coba-coba juga buat di situ, di jeeran aku buat blog juga. Dan terakhir, aku terdampar di kompasiana dan kembali lagi ke Blogspot ini. Tadinya aku ‘asal-asalan’ aja nulis, apa aja yang terjadi pada diriku aku tuliskan. Inilah media aktualisasi diriku, tempat aku bercerita tentang apa pun. Apalagi dasarnya aku emang susah klo curhat ke teman, aku lebih suka nulis klo lagi suntuk. Lama-lama aku mulai agak ‘selektif’ terhadap tulisan yang hendak aku pasang di blog. Seorang teman mengingatkan aku bahwa ada ha-hal yang sebaiknya tetap disimpan sendiri dan jangan diumbar ke semua orang, untuk menjaga kemungkinan buruk yang tidak kita inginkan suatu saat kelak. Aku gak begitu peduli ada atau tidak orang lain yang membaca tulisan-tulisanku, ada atau tidak orang yang kasih komentar disini. Sebagaimana aku tak peduli untuk kasih komentar di blog orang lain.
Frekuensi menulis? Aku nggak pasang target harus berapa hari sekali nambah tulisan. Seminggu, sebulan harus ada berapa judul. Nggak seperti itu. Aku ngikuti mood aja, klo lagi pengen nulis ya nulis, klo pengen simpan tulisan ya simpan, klo pengen publish tulisan ya publish, klo lagi malas yaaa…. Bisa berhari-hari, berminggu bahkan berbulan tak ada tulisan baru. Yah ini lah aku....hhehe
0 komentar:
Posting Komentar