Membuat seseorang atau sekelompok orang tertawa...agar mungkin sejenak bisa menghapus kesedihan..kekecewaan...kemarahan..atau membuat orang menjadi lebih gembira dari sebelumnya bukanlah hal yang mudah...terutama saat kita sendiri merasa sedih..kecewa..marah.. Saya tau bagaimana rasanya bila sedang sedih..kecewa..marah..dan di saat yang sama tidak ada orang untuk berbagi atau menghibur kita...Bila kita membagikan senyuman dan tawa kita..kita pasti bisa tersenyum dan tertawa bersama...apapun yang sedang kita hadapi...Semoga saya bisa menorehkan senyum itu di wajah kalian.... SEMANGAT Kawan....!"Saya hanyalah seorang yang mencoba tersenyum saat hatinya sedih,dan tertawa saat hatinya menangis".

Semangat..!!!

Minggu, 07 Februari 2010

ombak menghempas kencang menghantam karang..
seorang pemuda dengan celana lusuh tanpa baju..
berdiri di atas karang menikmati hempasan ombak yang menerpa membasahi tubuhnya..

seketika ia berbisik…
” apakah aku akan bisa untuk tegar setegar karang ini Tuhan?! mampu menahan hempasan ombak yang dahsyat tanpa mengenal rasa sakit dan menyerah.. meskipun tubuhnya mulai rapuh namun ia tetap mampu bertahan!!”
lalu debur ombak menemaninya…

saat ia mulai beranjak berdiri ingin berlari meninggalkan rasa perih yang ada dalam hati.. berhenti berkhayal tentang semua yang ia inginkan.. berhenti mengukir keindahan-keindahan yang ia rajut dengan sejuntai harapan.. harapan yang tak pernah pasti..

ia mendengar suara..
” tetap berjuang anakku.. kau adalah seorang manusia yang begitu sempurna dibandingkan dengan mahlukNya yg lain.. tanpa kau sadari kau mempunyai sesuatu yg melebihi ketegaran karang.. tetaplah berlari namun bukan untuk meninggalkan segala impianmu namun untuk mengejarnya.. tetaplah merajut harapan itu hingga selesai, dan hiasilah dengan usaha agar tercapai segala yang kau harapkan… jangan pernah membandingkan dirimu dengan sesuatu yg luar biasa, jika itu menjadikanmu putus asa..!!”

pemuda itu berhenti…
mencari sumber dari suara yang ia dengar…
ia tengok ke kanan dan ke kiri namun tak ada sedikitpun pertanda adanya kehadiran seseorang selain dirinya…
dan ia tertunduk.. diam.. sepi.. lalu berlari sekuat tenaganya.. berteriak..

” aku tak tau siapa kau yang menjawab keluhanku… namun kini aku meyakini itu.. aku akan mengejar apa yang aku inginkan meskipun aku harus menahan sakit dan luka.. meskipun aku harus sering terjatuh namun aku akan tetap selalu berusaha.. dan suatu saat nanti aku akan kembali kesini dan menunjukkan padamu bahwa aku mampu meraih itu..!!!”

0 komentar: